Persiapan Akreditasi, Tim Borang Sosiologi Agama Kumpulkan Data dan Dokumen

Tim penyusun borang akreditasi Prodi Sosiologi Agama di IAIN Sultan Amai Gorontalo sedang sibuk melakukan pengumpulan dan analisis data untuk menyusun Laporan Evaluasi Diri (LED). Laporan ini sangat penting karena diperlukan untuk kebutuhan akreditasi program studi yang akan segera berakhir pada Maret 2022.

Tim Penyusun Borang tersebut dibentuk pada tanggal 22 Juni 2021 dengan Sunandar Macpal, MA sebagai ketua tim. Menurut Sunandar, dari data yang sementara terkumpul, Prodi Sosiologi Agama cukup optimis bisa naik peringkat. Hal ini disebabkan karena pimpinan Prodi Sosiologi Agama sudah menata kelembagaannya dengan baik dan mendorong dosen-mahasiswa untuk aktif melakukan kegiatan Tri Darma.

Selain itu, banyak dosen Sosiologi Agama yang kepakarannya diakui oleh lembaga luar dengan menjadi pemateri di berbagai forum ilmiah nasional dan internasional. Mereka juga produktif menulis karya ilmiah di jurnal-jurnal bereputasi.

Oleh karena itu, para penyusun borang akreditasi ini sangat bersemangat untuk menunjukkan kualitas dan potensi program studi tersebut kepada badan akreditasi.

Diharapkan, dengan hasil analisis data yang baik dan menyeluruh, Prodi Sosiologi Agama akan mampu mendapatkan hasil akreditasi yang memuaskan dan bisa semakin meningkatkan kualitas pendidikan serta kontribusinya terhadap masyarakat dan bangsa. (AKF)

 

Update Data

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo kiranya agar mengupdate biodata pada SIAK masing-masing. Lebih khusus pada isian berikut:


    1. Nama WAJIB sesuai dengan ijazah terakhir

 

    1.  NIK harus sesuai KTP/KK dan tidak kurang/ lebih dari 16 angka (digit)

 

    1.  Nomor handphone harus berupa angka. Tidak menggunakan kode wilayah (+82) dan garis datar (-)

 

    1.  Alamat email yang valid


Selain riwayat transaksi akademik setiap semester, sistem penomoran ijazah nasional (PIN) dan pelaporan periodik semester akan memvalidasi data sebagaimana disebutkan diatas.

 

Terima kasih

Prihatin Kerusakan Lingkungan, Akademisi Sosiologi Agama Ajak Umat Islam Menjalin Hablun Minal Alam

Prihatin Kerusakan Lingkungan, Akademisi Sosiologi Agama Ajak Umat Islam Menjalin Hablun Minal Alam

 

 

Gorontalo – 17 April  2021- Dosen Prodi Sosiologi Agama IAIN Sultan Amai Gorontalo, Ahmad Khoirul Fata, menjadi pemateri pada acara Tadarus Ilmiah Ramadhan 2021 seri ke 7 pada Jum’at 16 April 2021 secara online. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan materi bertema “Ekoteologi: Jihad Pelestarian Lingkungan”.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Komunitas Penikmat Buku Indonesia (KPBI) Semarang dan Forum Doktor Indonesia (FDI) bekerjasama dengan beberapa kampus di Indonesia, termasuk Prodi Sosiologi Agama IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dalam sambutannya, ketua KPBI Dr. Ahmad Mujib yang juga menjadi moderator seri ke 7 menyatakan pentingnya tema tentang lingkungan hidup mengingat kerusakan alam yang semakin parah dan fenomena pemanasan global.

Dalam pemaparannya, Ahmad Khoirul Fata menyampaikan fakta-fakta tentang kerusakan ekologi yang mengancam manusia. Ia juga mengungkapkan keprihatinannya karena belum banyak tokoh agama yang peduli pada hal tersebut. Di akhir pemaparannya, Fata menyebut umat Islam harus membangun hubungan baik di tiga aspek: kepada Tuhan (hablun minallah), kepada sesama manusia (hablun minannas), dan kepada lingkungan hidup (hablun min al-alam).

Acara Tadarus Ilmiah Ramadhan 2021 seri ke 7 ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua KPBI Dr. Ahmad Mujib menyampaikan terima kasih atas partisipasi peserta dalam kegiatan ini. Ia berharap acara ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup dan bagaimana umat Islam dapat terlibat dalam upaya pelestariannya. (MAH)

Civitas Akademika Sosiologi Agama Bantu Korban Banjir LImboto Barat

Civitas Akademika Sosiologi Agama Bantu Korban Banjir LImboto Barat

 

Pada tanggal 4 April 2021, civitas akademika  Jurusan Sosiologi Agama IAIN Sultan Amai Gorontalo yang diwakili Sekretaris Jurusan, Sunandar Macpal, MA., bersama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosiologi Agama yang dipimpin oleh sekretarisnya, Citra Poliyama, melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini berupa pemberian bantuan sembako dan pakaian layak pakai untuk masyarakat yang terdampak banjir.

Banjir terjadi setelah hujan lebat turun beberapa hari di wilayah Limboto Barat, yang sebenarnya merupakan langganan banjir setiap tahun. Kondisi tersebut membuat masyarakat setempat kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok dan perlengkapan yang layak.

Sekretaris HMJ Sosiologi Agama, Citra Poliyama, mengatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa dan dosen Prodi Sosiologi Agama IAIN Sultan Amai Gorontalo terhadap masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Limboto Barat. “Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir dan membantu mereka untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Sambutan positif juga datang dari masyarakat korban bencana yang diwakili oleh Idris Kone. Idris Kone mengucapkan terima kasih kepada dosen dan mahasiswa Prodi Sosiologi Agama IAIN Sultan Amai Gorontalo yang telah memberikan bantuan sembako dan pakaian layak pakai kepada mereka yang terdampak banjir. “Kami merasa sangat terbantu dan terharu dengan kepedulian dan kegiatan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Sosiologi Agama IAIN Sultan Amai Gorontalo,” ujarnya. Ia berharap agar kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini dapat terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. (AKF)

Dosen Sosiologi Agama Jadi Pemateri Penulisan Karya Ilmiah Di Kampus Bogor

Dosen Sosiologi Agama Jadi Pemateri Penulisan Karya Ilmiah Di Kampus Bogor

Gorontalo – 19 Februari 2021

Dosen Prodi Sosiologi Agama IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Ahmad Khoirul Fata, diundang oleh STAI Nurul Iman Bogor untuk menjadi pemateri pada Workshop Penulisan Artikel & Publikasi Pada Jurnal Berupatasi secara online pada Sabtu, 20 Februari 2021. Dalam acara tersebut, Dr. Ahmad Khoirul Fata berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang penulisan artikel ilmiah dan publikasi jurnal berupatasi kepada peserta yang hadir.

Dr. Ahmad Khoirul Fata adalah seorang pakar dalam bidang studi Islam yang telah menghasilkan banyak karya ilmiah di bidangnya. Oleh karena itu, kehadirannya sebagai pemateri dalam workshop ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peserta yang ingin mengembangkan kemampuan menulis artikel ilmiah dan publikasi jurnal berupatasi.

Selain itu, Wakil Ketua I STAI Nurul Iman Bogor, Dr. Ali Mutakin, juga memberikan ucapan terimakasih atas kehadiran Dr. Ahmad Khoirul Fata dalam acara tersebut. Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi wadah yang bermanfaat bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan menulis artikel ilmiah dan publikasi jurnal berupatasi.

Dalam ucapan terimakasihnya, Dr. Ali Mutakin juga menegaskan pentingnya penulisan artikel ilmiah dan publikasi jurnal berupatasi dalam pengembangan akademik dan profesionalisme para akademisi dan peneliti. Ia mengapresiasi kehadiran Dr. Ahmad Khoirul Fata yang telah memberikan ilmu dan pengalaman berharga bagi peserta workshop.

Dalam kesempatan ini, para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan Dr. Ahmad Khoirul Fata terkait topik yang telah dibahas. Acara berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi peserta dalam mengembangkan kemampuan menulis artikel ilmiah dan publikasi jurnal berupatasi. (AA)

 

Buku Karya Dosen Sosiologi Agama Dibedah

Buku Karya Dosen Sosiologi Agama Dibedah

 

Gorontalo, 1 Februari 2021 – Program Studi Sosiologi Agama IAIN Gorontalo bekerja sama dengan Komunitas Penikmat Buku Indonesia (KPBI) Semarang mengadakan acara bedah buku yang membahas pemikiran politik Hamka karya Ahmad Khoirul Fata pada Ahad (31/1/2021) secara online. Ahmad Khoirul Fata merupakan dosen Prodi Sosiologi Agama yang baru saja menyelesaikan studi doktoral di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kegiatan bedah buku ini bertujuan untuk memperkenalkan pemikiran politik dari Hamka yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas, khususnya para mahasiswa dan akademisi. Buku itu membahas pemikiran politik Hamka dalam konteks sejarah dan perkembangan politik Indonesia. Dalam kegiatan tersebut Ahmad Khoirul Fata bertindak sebagai pemateri tunggal.

Ketua Program Studi Sosiologi Agama IAIN Gorontalo, Momy A. Hunowu, M.Si, menyampaikan bahwa pemikiran politik Hamka merupakan salah satu kontribusi penting bagi perkembangan pemikiran politik di Indonesia. “Karya-karya Hamka memiliki nilai historis yang sangat penting untuk memahami perkembangan politik di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, ketua Komunitas Penikmat Buku Indonesia (KPBI) Gorontalo, Dr. Ahmad Mujib, mengatakan bahwa acara bedah buku ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat terhadap karya-karya Hamka. “Kita ingin memperkenalkan karya-karya Hamka kepada masyarakat luas dan membuka ruang diskusi tentang pemikiran politiknya,” ungkapnya.

Acara bedah buku itu berlangsung selama dua jam dan membahas berbagai aspek pemikiran politik Hamka, mulai dari konsep Islam dan nasionalisme hingga konsep demokrasi Takwa. Acara bedah buku ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara peserta dan pembicara yang diharapkan dapat membuka wawasan dan memperkaya pengetahuan para peserta tentang pemikiran politik Hamka. (AA)

 

Mahasiswa Sosiologi Agama Petakan Kemiskinan Perkotaan

 

Kemiskinan masih menjadi masalah yang tak kunjung selesai di negeri ini. Padahal proyek dan program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat menghabiskan trilyunan rupiah. Perlu keterlibatan semua pihak untuk mengurai kemiskinan ini. Tak terkecuali Perguruan tinggi, dapat mengambil bagian, misalnya menghadirkan data yang valid berbasis data-data yang sudah tersedia.

Berkaitan dengan hal ini, Jurusan Sosiologi Agama merintis kerjasama dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Gorontalo, sebagai salah satu instansi pemerintah yang memiliki data yang lengkap tentang kemiskinan di perkotaan. Naskah kerjasama yang baru saja ditandatangani ini langsung ditindaklanjuti dengan kegiatan observasi lapangan data kemiskinan dengan tema “Pemetaan Masyarakat Miskin Perkotaan”. Kegiatan ini diikuti oleh 52 mahasiswa SA , didampingi 2 dosen pengampu matakuliah Sosiologi Perkotaan; Nauval Ilmi, M.Si dan Moh. Thahir, MH. Kegiatan diawali dengan pembekalan di Aula Fakultas Ushuluddin dan Dakwah pada Selasa 29/10 dan pada Rabu 5/11 resmi dilepas oleh kepala Dinas Sosial Kota Gorontalo, di halaman Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Gorontalo.

Dalam sambutannya saat pelepasan mahasiswa menuju 8 kelurahan pada 8 kecamatan yang rentan kemiskinan, Kepala Dinas, Nixon Rachman, SH, MH, menyambut baik, “kegiatan observasi lapangan ini baru merupakan kegiatan pendahuluan yang akan ditindaklanjuti dengan kegiatan yang lebih besar. Kami di kantor Dinas Sosial selalu dibombardir dengan data-data kemiskinan, dan kami dituntut untuk melakukan verifikasi, tetapi kami kewalahan, Selama ini kami hanya memanfaatkan SDM di kelurahan, tetapi prosesnya sangat lambat. Melalui kerjasama dengan perguruan tinggi seperti ini, kami berharap data yang tersebar di 50 kelurahan dapat diverifikasi dengan memanfaatkan mahasiswa yang masih fresh”, Lanjut Kadis, “nanti tahun 2020 kita langsung action memverifikasi data di 50 kelurahan pada 8 kecamatan, tentu ini sangat bermanfaat bagi pemerintah kota dan provinsi dalam upaya melakukan program pemberdayaan agar tidak salah sasaran”. Pungkasnya.

Sebelumnya pada kesempatan yang sama, Kajur SA, Momy A. Hunowu, M.Si, menyabut gembira kerjasama ini; “kami di jurusan Sosiologi Agama sangat membutuhkan instrumen untuk penguatan kompetensi mahasiswa yang tidak bisa dilakukan di ruang-ruang kelas, dengan kerjasama ini, mahasiswa diberi ruang berinteraksi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat bawah, sehingga teori-teori yang didapatkan di ruang kelas dapat langsung diaplikasikan di lapangan”.

Lanjut Kajur, “Ini bukan hanya menjadi pengayaan keilmuan secara praktis tetapi juga dapat memberi penguatan kompetensi calon alumni Sosiologi Agama sebagai problem solver di masyarakat”. Harap Kajur yang sudah 2 tahun menakodai jurusan Sosiologi Agama ini.

Sebagai tindaklanjut kerjasama ini, tahun 2020, jurusan SA berencana akan mengintegrasikan program Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dengan kegiatan PPL, sehingga mahasiswa benar-benar turun lapang selama sebulan penuh melakukan verifikasi data kemiskinan di 50 kelurahan di kota Gorontalo. Kegiatan ini mendapat dukungan Kantor dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, baik secara teknis maupun pembiayaan. (SA-01)

Akademisi Sosiologi Agama Bina Pesantren di Molamahu

Akademisi Sosiologi Agama Bina Pesantren di Molamahu

Gorontalo, 20 Maret 2019

Ketua Program Studi Sosiologi Agama, Momy A. Hunowu, M.Si dan dua mahasiswanya, Ismet Hasan dan Agista Mamonto, telah sukses melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di pondok pesantren Raudlatul Khairaat di desa Molamahu kecamatan Pulubala  pada 19 Maret 2019. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerjasama antara Prodi Sosiologi Agama dengan Yayasan Pendidikan Islam Abu Harun pada Januari 2019.

Menanggapi kegiatan ini, Ketua Yayasan Abu Harun, H. Djafar Harun H., menyatakan apresiasi dan kebahagiaannya. “Kami sangat senang melihat antusiasme dan semangat para mahasiswa Sosiologi Agama dalam membantu masyarakat setempat. Kami berharap kerjasama ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar H. Djafar Harun H.

Sementara itu, Momy A. Hunowu, M.Si, menyampaikan harapannya bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran agama serta sosial. “Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial akademisi dalam mengabdi kepada masyarakat. Kami berharap dapat terus melaksanakan kegiatan serupa di masa depan untuk membantu masyarakat dalam memahami agama dan sosial secara lebih baik,” kata Momy.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Ketua Program Studi Sosiologi Agama dan dua mahasiswanya ini tidak hanya memberikan materi pendidikan agama Islam, tetapi juga memberikan ruang untuk diskusi dan tanya jawab antara akademisi Sosiologi Agama dengan para santri dan wali santri. Diskusi tersebut membuka ruang untuk memahami persoalan agama dan sosial yang dihadapi oleh masyarakat setempat.

Dalam kegiatan ini, Momy A. Hunowu, M.Si, menjadi pemateri pada kegiatan rapat pengurus Yayasan dengan wali santri. Momy banyak memberikan masukan-masukan penting bagi pengembangan lembaga pendidikan tersebut. Selain itu, mahasiswa Sosiologi Agama memberikan materi belajar al-Qur’an di tempat terbuka sehingga memberikan nuansa yang berbeda bagi para santri di pondok pesantren tersebut.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Prodi Sosiologi Agama ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat, termasuk dari para santri dan wali santri di pondok pesantren. Hal ini menunjukkan komitmen dan keberhasilan dari perjanjian kerjasama antara Prodi Sosiologi Agama dengan Yayasan Pendidikan Islam Abu Harun dalam memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Dalam rencana ke depannya, Prodi Sosiologi Agama berencana untuk terus melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah sekitar setiap pekan secara bergantian antara dosen dan mahasiswa. Kegiatan tersebut akan melibatkan para santri dan wali santri di pondok pesantren serta masyarakat setempat. Dengan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan, Prodi Sosiologi Agama berharap dapat memberikan kontribusi positif yang lebih besar bagi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran agama serta sosial. (AKF)

 

Tumbuhkan Kesadaran Keadilan Gender, Tim Sosiologi Agama Turun Ke Desa

Tumbuhkan Kesadaran Keadilan Gender,Tim Sosiologi Agama Turun Ke Desa

Pada tanggal 9 Maret 2019, Program Studi Sosiologi Agama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo melakukan pengabdian masyarakat di Desa Molalahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan penyuluhan mengenai kesadaran keadilan gender di masyarakat desa Molalahu.

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen Sosiologi Agama, Momy A. Hunowu, M.Si, bersama beberapa mahasiswa.  Mereka membagikan informasi dan pengetahuan mengenai kesetaraan gender dan memberikan tips praktis mengenai cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyuluhan ini, para mahasiswa dan dosen Sosiologi Agama IAIN Sultan Amai Gorontalo  mengajak para peserta untuk membuka pikiran dan berpikir kritis mengenai peran gender dalam masyarakat. Mereka juga memberikan contoh-contoh kasus kekerasan terhadap perempuan dan memberikan solusi bagaimana cara mengatasi masalah tersebut.

Agista Mamonto, salah satu mahasiswa Sosiologi Agama IAIN Sultan Amai Gorontalo yang turut dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa Molalahu. “Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya kesetaraan gender dan mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Agista.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat desa Molalahu. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan secara berkala agar masyarakat dapat terus memperoleh pengetahuan dan informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. (AKF)

 

 

Pendaftaran Wisuda Periode Februari Telah dibuka

Berdasarkan hasil keputusan rapat pimpinan pada tanggal 28 Januari 2019, pendaftaran wisuda periode 2018/2019 Ganjil (periode Februari) resmi dibuka mulai hari ini 28-01-2019 sampai dengan 04-02-2019. Mengingat rentang waktu pendaftaran yang relatif singkat, maka diharapkan agar calon wusudawan segera melakukan pendaftaran.
Pendaftaran wisuda dilakukan secara online oleh calon wisudawan melalui website: http://siak.iaingorontalo.ac.id dimulai tanggal 28 Januari 2019 sampai 4 Februari 2019. Calon wisudawan hanya dapat mendaftar secara online, apabila semua nilai dari matakuliah termasuk nilai tugas akhir/skripsi terisi lengkap di SIAK dan tidak ada satupun nilan matakuliah yang kurang dari 2.
Sesuai surat edaran Rektor dengan nomor 39/In.06/R/PP.00.9/01/2019 yang tertanggal 28 Januari 2019 tentang penyempaian tahapan wisuda dan penulisan ijazah 2019, maka dengan ini diberitahukan bahwa waktu pelaksanaan wisuda yaitu tanggal 28 Februari 2019.

Mahasiswa yang sudah dinyatakan LULUS Yudisium sudah bisa melakukan pendaftaran wisuda dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Pendaftaran wisuda dilakukan secara online oleh calon wisudawan melalui website http://siak.iaingorontalo.ac.id, dimulai tanggal 2019-01-28 00:00:00 s/d 2019-02-04 23:59:00 WITA.
  2. Setiap pendaftaran akan diproses dan diverifikasi oleh operator program studi, meliputi:
    • Biodata calon wisudawan
    • Transkrip nilai
    • Informasi Skripsi/TA
    • Softcopy Lembaran Hasil Pengesahan Skripsi
    • Softcopy Sertifikat KKS / PPLT
    • Softcopy Sertifikat PPL
    • Softcopy Surat Keterangan Bebas Pustaka
  3. Status terdaftar calon wisudawan dibagi atas beberapa item, sebagai berikut:
    • Belum Diproses
    • Disetujui
    • Tidak Disetujui
    • Skripsi/TA Sedang Diverifikasi
    • Transkrip Sedang Diverifikasi
    • Transkrip Sudah Diverifikasi
    • Sudah Dikonfirmasi
  4. Calon wisudawan dengan status “Transkrip Sudah Diverifikasi” sudah bisa melakukan “Konfirmasi Pendaftaran” ke panitia wisuda di Program studi, dengan melampirkan:
      • Printout formulir biodata calon wisudawan yang sudah diisi secara online.
      • Fotocopy ijazah terakhir.
      • Pasfoto terbaru asli (tidak discan. Ukuran dan jumlah silahkan disesuaikan dengan persyarat Fakultas masing-masing), dengan ketentuan sebagai berikut:
        • Pakaian
          • Pria disesuaikan dengan persyarat Fakultas masing-masing.
          • Wanita disesuaikan dengan persyarat Fakultas masing-masing.
        • Pose
          • Menghadap lurus ke depan.
          • Kedua belah telinga kelihatan bagi Pria.
          • Tidak memakai kaca mata gelap.
          • Tidak Memakai tutup kepala bagi pria.