Jurusan Sosiologi Agama Kerjasama dengan Universitas Negeri Gorontalo dalam Sekolah Kebangsaan Tular Nalar

Setelah Jurusan Sosiologi bersama Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo mengadakan Sekolah Kebangsaan Tular Nalar, kali ini Jurusan Sosiologi Agama bekerjasama dengan Universitas Negeri Gorontalo mengadakan Sekolah Kebangsaan dalam Program Tular Nalar yang diprakarsai oley MAFINDO (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) yang didukung oleh google.org.

Kegiatan ini dihadiri oleh 100 Peserta yang terdiri dari Mahasiswa(i) Universitas Negeri Gorontalo yang dilaksanakan pada hari Jumat, 24 November 2024 pukul 08.00 Wita bertempat di Kampus 3 Universitas Negeri Gorontalo. Dałam Sekolah Kebangsaan disampaikan bahwa Tular Nalar ini merupakan pembelajaran dalam memberikan pelatihan literasi digital bagi pemilih pemula karena dalam pelatihan diberikan pemahaman tentang pemilu, demokrasi dan teknik-teknik mengidentifikasi hoaks serta pencegahan ujaran kebencian diranah digital.

Siswa dan Mahasiswa di Gorontalo Mengikuti Sekolah Kebangsaan dalam Program Tular Nalar Bersama FUD IAIN Sultan Amai Gorontalo dan MAFINDO

 ” Sekolah Kebangsaan dalam Program Tular Nalar Menjadi Vaksin dalam Penyebaran Berita Hoaks”

Sebanyak 100 orang siswa dan mahasiswa di Kota Gorontalo mengikuti Sekolah Kebangsaan melalui program Tular Nalar yang dilakukan untuk membantu publik terkhusus generasi z dalam mengidentifikasi hoaks melalui literasi media dan pemikiran kritis. Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolresta Gorontalo Kota Bapak Kombes Pol. Dr. Ade Permana, MH dan Ketua Bawaslu Kota Gorontalo Bapak Sukrin Saleh Taib, S.Ag, M.Fil.I.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo yang bekerjasama dengan MAFINDO (Masyarakat Antifitnah Indonesia). Dalam Sekolah Kebangsaan ini melibatkan 10 fasilitator dan 100 siswa dan mahasiswa yang berstatus sebagai pemilih pemula.

Dalam sistem pendidikan konvensional dinilai kurang menyediakan pembekalan yang cukup bagi pemilih pemula apalagi di era digital dan menjelang tahun politik ini mereka harus memiliki skill dan pengetahuan untuk mengarungi dunia digital secara efektif. Maka dengan program Tular Nalar ini akan menjadi vaksin untuk menangkal berita hoaks dengan kemampuan literasi digital.

Dalam Sekolah Kebangsaan ini diajarkan tentang alur pemilu yang sering dijadikan hoaks seperti apa dan bagaimana sistem demokrasi yang benar, bagaimana prosedur pemilu dan sanksi yang dikenakan dalam menyebarkan berata hoaks.